Build unggulan · Demo live · Diperbarui Juli 2026
NexaMart
Pemilik toko mendengar "AI-powered" di setiap pitch dan tidak bisa membedakan slideware dari sistem yang tahan order sungguhan. NexaMart adalah jawabanku: toko AI-native lengkap, berjalan dalam kondisi production, yang kutunjukkan ke setiap calon klien sebelum menulis proposal.
[01] — Masalahnya
Klaimnya murah. Buktinya tidak.
Brand yang bekerja denganku berbagi tiga rasa sakit yang sama: fee marketplace menggerogoti margin, inbox support penuh dua puluh pertanyaan yang sama, dan operasional yang hanya bisa scale dengan merekrut. Agensi mana pun bisa menjanjikan AI memperbaikinya. Hampir tidak ada yang bisa menyerahkan kunci toko tempat semuanya sudah bekerja — jadi calon klien dibiarkan membandingkan deck. NexaMart ada untuk mengakhiri perbandingan itu: klik checkout sungguhan, tanya chatbot pertanyaan produk yang sulit, lihat back office berjalan sendiri.
[02] — Solusinya
Toko yang menjawab, menjual, dan me-restock dirinya sendiri.
Platform commerce lengkap di mana AI bukan widget — melainkan staf. Chatbot dilatih dari seluruh katalog produk dan pustaka FAQ, sehingga menyelesaikan pertanyaan produk, status order, dan retur sepanjang hari, dan hanya meneruskan kasus sulit yang jarang. Lima workflow otomatis menangani back office: konfirmasi order, alert stok menipis, sekuens follow-up, dan CRM sync berjalan tanpa siapa pun di meja. Dan semuanya termuat di bawah tiga detik di koneksi 4G, karena demo yang lambat akan meruntuhkan seluruh argumennya.
Pelanggan
Aplikasi
Kecerdasan
Data & ops
[03] — Kenapa stack ini
Setiap pilihan adalah keputusan bisnis lebih dulu.
Tidak ada tool di sini yang dipilih demi résumé. Masing-masing ada di build ini karena menggerakkan angka yang dipedulikan pemilik toko — konversi, biaya support, headcount operasional, atau tagihan hosting.
Next.js 15 (SSR)
Halaman dirender di server, jadi halaman produk cepat dan sepenuhnya ter-indeks — kecepatan mengubah pengunjung jadi pembeli, dan Google jadi sumber traffic.
Supabase / Postgres
Database terkelola dengan realtime — inventori dan order selalu terkini tanpa merekrut siapa pun untuk menjaga infrastruktur.
Gateway Midtrans
Pembeli Indonesia membayar dengan metode lokal yang sudah mereka percaya (VA, e-wallet) — checkout berhenti membocorkan penjualan di langkah pembayaran. Stripe untuk internasional.
RAG, bukan LLM saja
Jawaban chatbot di-retrieve dari katalog live, bukan diimprovisasi model — tidak ada jawaban salah-tapi-yakin ke pelanggan yang membayar, dan tidak ada balasan basi saat inventori berubah.
Otomatisasi n8n
Workflow self-hosted, bukan langganan SaaS per kursi — otomatisasi yang scale mengikuti volume order, bukan tagihan software-mu.
Docker + VPS
Biaya hosting flat dan bisa diprediksi, kepemilikan penuh — tidak ada fee platform yang tumbuh mengikuti kesuksesanmu, tidak ada vendor lock-in.
[04] — Hasilnya
Demo yang melakukan penjualannya sendiri.
Kebanyakan percakapan yang dimulai dari NexaMart melewati "kamu beneran bisa bangun ini?" dan langsung ke scope. Load di bawah 3 detik, cakupan AI 24/7 untuk support rutin, dan back office berjalan di lima workflow — diukur pada sistemnya sendiri, bukan diproyeksikan di slide.
Load di 4G
Cakupan AI
Jawaban sesuai katalog
Workflow otomatis